Habitat Tumbuhan dan Hewan

Setiap makhluk  hidup mempunyai rumah untuk tempat tinggal. Setiap mahkluk hidup berinteraksi dengan lingkungannya dan dengan mahluk hidup yang lain. Hampir semua tempat di dunia ini telah dihuni oleh makhluk hidup. Tempat dimana tumbuhan atau hewan hidup disebut habitat. Habitat adalah tempat hewana atau tumbuhan tinggal dan berkembang biak. Habitat adalah lingkungan fisiknya di sekitar makluk hidup yang mempengaruhi dan dimanfaatkan oleh makhluk hidup tersebut.

Beberapa habitat berukuran sangat luas seperti hutan, gurun atau lautan. Beberapa habitat yang lain sangat sempit seperti halaman rumah atau kolam. Setiap makhluk hidup sesuai untuk hidup pada habitat tertentu. Tumbuhan dan hewan menyesuaikan dengan habitatnya dengan beberapa cara. Sebagai contoh beruang kutub mempunyai  berbulu tebal agar bisa hidup di daerah kutub yang dingin.  

Terdapat 2 macam habitat yaitu habitat darat dan habitat air. Habitat darat yaitu gurun, hutan dan padang rumput. Habitat air yaitu air laut dan air tawar. Tumbuhan dan hewan mempunyai ciri-ciri khusus untuk menyesuaikan dengan habitatnya.

1. Habitat Gurun

Gurun adalah daerah yang sangat kering dan jarang hujan. Pada siang hari matahari sangat terik dan panas, sebaliknya pada malam hari sangat dingin.
Kaktus
Kaktus 

Tumbuhan yang banyak ditemukan adalah tumbuhan xerophyt (serofit) yaitu tumbuhan yang dapat hidup di lingkungan kering (sedikit air).

Ciri-ciri tumbuhan serofit adalah sebagai berikut.
•  berdaun kecil atau tidak berdaun
•  berakar panjang
•  batangnya berdaging untuk menyimpan air atau sukulenta

Kaktus  adalah contoh tanaman serofit. Daunnya berbentuk duri atau seperti jarum sehingga permukaannya kecil. Dengan permukaan daun yang kecil kaktus dapat mengurangi penguapan air sehingga tanaman tetap tumbuh.
Unta
Unta

Pernahkah kalian melihat unta? Unta hidup di gurun. Hanya beberapa jenis hewan dan tumbuhan yang dapat hidup di gurun. Unta memiliki bulu mata yang panjang untuk menghalangi cahaya matahari dan untuk  menghalangi pasir agar tidak masuk ke mata. Selain itu, lubang hidup dapat ditutup rapat agar tidak kemasukan pasir. Kaki unta panjang agar badannya jauh dari tanah yang panas. Pada punggung terdapat punuk yang berisi lemak yang sebagai cadangan makanan sehingga unta dapat bertahan hidup beberapa hari tanpa makan dan minum.

2.  Habitat Padang Rumput

Padangrumput
Padang rumput
Padang rumput sabana/savana kebanyakan terdapat di Madura dan Dataran Tinggi Gayo (Nanggroe Aceh Darussalam). Sabana memiliki ciri banyak ditemukannya rumput yang diselingi semak-semak atau rumpun pohon rendah. Hal ini umumnya terjadi karena musim kemarau yang panjang sehingga tumbuhan yang paling banyak ditemui adalah rumput dan tumbuhan semak.

Padang rumput stepa hanyak ditemukan di pulau Sumba, Sumbawa, Flores, dan Timor. Wilayah ini umumnya memiliki padang rumput yang luas, musim kemarau yang panjang, dan berpotensi untuk
peternakan sapi, kuda sandel (sumba), dan kuda bima. Daerah terkering pada wilayah ini terdapat di lembah Palu. Jenis hewan yang banyak ditemui di padang rumput adalah hewan herbivora (pemakan tumbuhan) seperti kelinci,  serangga, dan bermacam-macam jenis burung.

3.  Habitat Hutan Tropis

Hutan tropis adalah daerah dengan curah hujan yang tinggi dan turun sepanjang tahun. Hutan Tropis memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan yang paling tinggi. 
 
Pohon-pohon utama dapat mencapai ketinggian 20–40 m, dengan cabang-cabang berdaun lebat sehingga membentuk suatu tudung atau kanopi. Tumbuhan khas yang dijumpai adalah liana dan epifit.
Hutan Tropis

Hutan Tropis

Habitat Tumbuhan dan Hewan adalah tumbuhan yang menjalar ontoh: rotan. Epifit adalah tumbuhan yang menempel pada batang-batang pohon, dan tidak merugikan pohon tersebut, contoh: anggrek, paku sarang burung. Hewan yang hidup di atas pohon seperti kera, bajing, dan bermaca-macam burung. Hewan yang di bawah yaitu babi hutan,kucing hutan, macan tutul.

4. Habitat Air

teratai
teratai
eceng gondok
eceng gondok
Habitat air tawar meliputi sungai, kolam, danau, dan rawa. Tumbuhan yang hidup di air disebut
hidrofit mempunyai ciri-ciri khusus, contohnya teratai.  

Pernahkah kamu melihat teratai? Teratai biasanya hidup terapung di kolam atau danau. Daun teratai lebar dan tipis, untuk mempermudah penguapan air dan penyerapan cahaya matahari. Batang dan akar teratai memiliki rongga-rongga udara. Rongga-rongga ini berfungsi untuk mengapung. Seperti teratai, eceng gondok pun hidup terapung di kolam atau danau. Bagaimana bentuk daun, batang, dan akarnya? Mengapa eceng gondok tumbuh terapung di air?

Hewan yang hidup di air adalah berbagai jenis ikan. Ikan air tawar tidak minum, tetapi banyak mengeluarkan air kencing. Bernafasnya dengan insang.