Mari Mengomentari Kutipan Novel

Cara-cara memberikan komentar pada suatu novel - Pada pembahasan materi bahasa Indonesia kali ini akan membahas mengenai langkah-langkah atau tahapan dalam memberikan komentar atau mengomentari kutipan novel, dengan mempelajari materi pelajaran ini nantinya sobat akan dapat mendata masalah-masalah yang perlu dikomentari dari kutipan suatu novel, kemudian mengomentari kutipan novel itu dengan alasan-alasan yang jelas, untuk lebih jelasnya dapat kalian simak dalam penjelasan singkat berikut ini!

Mari Mengomentari Kutipan Novel

Cara-cara memberikan komentar pada suatu novel
Cara-cara memberikan komentar pada suatu novel
Kamu kenal tidak dengan tokoh-tokoh dalam keempat jilid buku di atas? Yang pasti buku-buku itu tidak menyajikan berita, tetapi merupakan cerita fiksi: ada yang berupa novel dan ada pula yang merupakan cerpen. Namun, semuanya itu sangat cocok untuk pembaca seusiamu.

Buku-buku itu memang layak dibaca karena menceritakan kehidupan para remaja sehari-hari Suatu novel menjadi menarik karena masalah-masalah yang diangkatnya. Masalah itu berupa konflik antara tokoh atau seorang tokoh dan dirinya sendiri. Untuk lebih jelasnya, perhatikan cuplikan novel berikut.

Perbedaan dalam menghadapi dan memecahkan masalah adalah sebuah keniscayaan, hanya terkadang kita perlu memahami alasan perbedaan itu terjadi. Apakah kita akan bersikap bijak atau justru menjadi picik, menganggap yang berbeda dengan kita adalah sebuah kekeliruan.

Fenindya Haemy, seorang remaja yang geram melihat banyak ketidakadilan di hadapannya. Kemiskinan, kezaliman, dan kenestapaan membuatnya picik mempertanyakan peran Tuhan atas apa yang terjadi.

Ketika Mas Giri dan Awan, kakak dan adiknya berontak atas ketidakadilan yang ada, Feny diajak mengikuti langkah perjuangannya membela kaum lemah dan papa atas nama aktivis mahasiswa. namun, Feny justru mengambil peran lain memilih jalan yang berseberangan dengan dua saudaranya itu, berdampingan dengan si Mata Beringin, Thariqul Akbar.

Novel remaja ini mengajak kita menapaktilasi perjuangan bangsa saat jatuhnya kekuasaan Orde Baru, sekaligus mengarifi perbedaan di tengah kebersamaan yang kita dambakan menuju keridaan Tuhan.

Wacana di atas merupakan ringkasan dari sebuah novel yang jilidnya ditampilkan di atas (Ayo, tebak yang mana?). Dalam ringkasan tersebut, tampak bahwa ada sebuah permasalahan yang diangkat dalam novel itu, yakni berupa ketidakadilan, kemiskinan, dan kezaliman. Dalam menghadapi persoalan itu, timbullah konflik antartokohnya. Pencarian terhadap permasalah seperti itu juga dapat kita lakukan pada novel lainnya.

Berikut contoh komentar terhadap persoalan yang diangkat dalam suatu novel:
1. Novel ini diawali dengan konflk yang biasa diawali oleh anak remaja seperti perselisihan dengan teman main atau kecemburuan. Walaupun demikian, menurut saya novel ini tidak membosankan apa lagi bertele-tele. Persoalan-persoalan yang dihadapi para tokohnya itu diselesaikan secara menarik oleh pengarangnya dengan proses alur yang tidak terduga. Banyak sekali kejutan yang mencengangkan pembacanya.

2. Kendati mengusung kata 'misteri', novel ini benar-benar diperuntukkan remaja dengan menyuguhkan persoalan pribadi dan kegelisahan Zinny. Betapa menyentuh dan menakjubkan dari yang terlihat sederhana dapat diangkat menjadi konflik. Zinny memandang dalamnya cinta Paman Nate kepada Bibi Jessie, khawatir sang paman akan menyusulnya ke alam baka, sekaligus dihantui dugaan bahwa roh sang bibi kadang-kadang menampakkan diri di hutan sekitar jalan setapak yang disusurinya.

Penyelesaian-penyelesaian atas permasalahan yang dihadapi para tokohnya merupakan pelajaran yang berharga bagi pembacanya, tetapi dengan suguhan yang tidak membosankan.

Suatu novel menjadi menarik karena masalah-masalah yang diangkatnya. Masalah itu berupa konflik antaratokoh atau seorang tokoh dengan dirinya sendiri.

Sekian pembahasan mengenai Mari Mengomentari Kutipan Novel beserta contohnya, semoga kini kalian dapat lebih memahami isi dari materi ini, selamat belajar!