Belajar Menuliskan Hal-hal Penting atau Tema Pokok dalam Wawancara

Tujuan belajar kalian adalah dapat menuliskan hal-hal penting yang disampaikan narasumber dalam wawancara.

Menuliskan Hal-hal Penting dalam Wawancara

Pembelajaran mengenai wawancara telah kita lakukan pada pelajaran sebelumnya. Pada pelajaran terdahulu, kalian diharapkan dapat menyimpulkan pikiran, pendapat, dan gagasan seorang tokoh atau narasumber yang disampaikan dalam wawancara. Pada pembelajaran kali ini, kalian diharapkan dapat menuliskan dengan singkat hal-hal penting yang disampaikan narasumber dalam wawancara. Untuk lebih memahami materi ini, simaklah wawancara berikut beserta uraiannya sebagai bahan pembelajaran kalian.

Asing Terpikat UMKM
Bagaimana pendapat Anda tentang bank asing yang akhirnya menyalurkan dana ke sektor UMKM (Usaha Makro, Kecil, dan Menengah) lewat BPR?
Belajar Menuliskan Hal-hal Penting atau Tema Pokok dalam Wawancara
Belajar Menuliskan Hal-hal Penting atau Tema Pokok dalam Wawancara

Kalau kita lihat, memang ada kecenderungan bank-bank asing mengikuti perkembangan perbankan Indonesia. Hal yang sama terjadi juga pada bank syariah. Jadi, bukan hanya bank pemerintah atau bank lokal, unit bisnis syariah pun melihat ini sebagai potensi.

Sebetulnya yang mereka lihat, bisnis tersebut merupakan sisi kesempatan memperoleh keuntungan ke depan. Semuanya melihat kemungkinan itu. Apa hal ini akan diikuti bank asing lainnya?

Bank-bank asing kelihatannya akan memanfaatkan semua kemungkinan yang ada untuk mengembangkan bisnis mereka. Terutama jika penyaluran kredit ke sektor riil dan sektor industri sudah mulai terbatas. Pasalnya perkembangan ekonomi kita saat ini ternyata tidak membaik. Bahkan tahun 2008 ini cenderung menunjukkan gejala-gejala yang tidak positif, baik karena pengaruh global maupun lokal.

Cenderung untuk meminimalisasi risiko, begitu? Sekarang yang dilihat adalah cara menyalurkan kredit ke sektor UMKM, kredit usaha rakyat, dan kredit konsumsi. Semua kredit tersebut relatif lebih kecil risikonya, meskipun hasilnya tidak akan sebesar kredit yang besar-besar.

Dengan cara seperti itu, potensi kredit macetnya tidak akan sebesar diversifikasi ke dalam jumlah yang lebih besar. Meskipun macet, tidak akan sebesar dana macet bandit-bandit Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang sampai jutaan dolar atau triliunan.

Pada teks dialog di atas terdapat kalimat majemuk setara dengan konjungtor dan. Dalam kalimat majemuk setara, kata penghubung dan merupakan konjungtor yang menyatakan hubungan makna ‘penjumlahan’. Artinya, hubungan makna yang terdiri antara klausa yang satu dengan klausa yang lain bersifat penjumlahan, menambahkan, atau menggabungkan.
Contoh:
a. Kegiatan otonomi Indonesia dari yang paling bawah dan yang paling dalam.
b. Setiap pagi Ali menyapu dan mengepel lantai.
c. Dia membuka tali rambutnya dan mulai bersisir.
d. Penerbang itu turun dan berdiri di samping pesawat.

Setelah menyimak dialog tersebut, kalian dapat mencatat hal-hal penting yang terdapat dalam dialog.

  1. Sekarang ini bank pemerintah, bank asing, dan bank syariah menyalurkan dana ke sektor UMKM lewat BPR.
  2. Alasan bank pemerintah, bank asing, dan bank syariah menyalurkan dana ke sektor UMKM adalah memperoleh keuntungan ke depan.
  3. Bank-bank asing akan memanfaatkan semua kemungkinan untuk mengembangkan bisnisnya, apabila penyaluran kredit ke sektor riil dan sektor industri terbatas.
  4. Perkembangan ekonomi dunia saat ini tidak membaik dan cenderung menunjukkan gejala-gejala yang tidak positif.
  5. Kredit ke sektor UMKM, kredit usaha rakyat, dan kredit konsumsi merupakan cara berbisnis yang risikonya relatif lebih kecil, walaupun hasilnya tidak akan sebesar kredit yang besar-besar.
  6. Dengan cara menyalurkan kredit ke sektor UMKM, kredit usaha rakyat, dan kredit konsumsi, potensi kredit macetnya tidak akan sebesar diversifikasi ke dalam jumlah yang lebih besar.
  7. Bank memiliki strategi tersendiri dalam menyalurkan besaran kredit.
  8. Pengusaha tidak mempersoalkan suku bunga, karena usahanya memiliki pendapatan yang tinggi, sehingga bisa menutup pembayaran bunga.
  9. Perkembangan kredit konsumsi begitu luar biasa, sehingga harus diwaspadai.

Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa isi dialog tersebut adalah berikut.

Dewasa ini banyak bank pemerintah, bank asing, dan bank syariah menyalurkan dana ke sektor UMKM lewat BPR. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan memperoleh keuntungan ke depan. Apabila penyaluran kredit ke sektor riil dan sektor industri mulai terbatas, maka bank-bank asing akan memanfaatkannya dengan mengembangkan bisnis tersebut.

Apalagi perkembangan dunia saat ini sedang tidak membaik dan menunjukkan gejala-gejala yang tidak positif. Dengan demikian, bisnis menyalurkan dana ke sektor UMKM merupakan salah satu cara yang bijak. Hal ini dikarenakan risiko yang akan diterima relatif lebih kecil, walaupun hasilnya tidak sebesar kredit yang besar-besar. Selain itu, potensi kredit macetnya pun tidak akan sebesar kredit ke dalam jumlah yang lebih besar. Berkaitan dengan besaran kredit, bank sudah memiliki strategi sendiri.

Pengusaha tidak mempersoalkan suku bunga, karena usahanya memiliki pendapatan yang tinggi, sehingga bisa menutup pembayaran bunga. Perkembangan kredit konsumsi yang telah terjadi di Indonesia begitu luar biasa dan harus diwaspadai.

Selain memuat beberapa informasi yang terungkap secara jelas, dialog tersebut memuat beberapa informasi secara tersirat. Informasi yang diungkapkan secara tersirat dari dialog tersebut dapat kalian simpulkan seperti berikut ini.
  1. Saat ini perkembangan ekonomi di Indonesia kurang kondusif.
  2. UMKM memerlukan dana untuk mengembangkan usahanya.
  3. Adanya anggapan penyaluran kredit ke sektor riil dan industri sudah mulai terbatas.
  4. Pengusaha merasa senang dengan adanya dana yang disalurkan dari bank asing.
  5. Kredit konsumsi yang tinggi berpengaruh terhadap seluruh perbankan dan ekonomi secara global yang membawa dampak buruk.
Sekian pembahasan mengenai Belajar Menuliskan Hal-hal Penting atau Tema Pokok dalam Wawancara semoga dapat memberikan manfaat bagi sobat.